12 Tips Mengoptimalkan Script PHP

12 Tips Mengoptimalkan Script PHP

Banyak programmer yang sangat suka dengan versi terbaru dari PHP karena menjadi salah satu bahasa scripting yang paling cepat. Namun mempertahankan kinerja yang optimal memerlukan lebih dari sekedar mengeksekusi kode. Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai cara untuk memastikan aplikasi PHP selalu berjalan dengan mulus, dengan mengoptimalkan script PHP.

Tips Untuk Mengoptimalkan Script PHP

Menulis kode yang baik merupakan dasar dari langkah pertama untuk membuat aplikasi PHP yang cepat dan stabil. Mengikuti praktek dibawah ini untuk mengoptimalkan script PHP dari awal dapat menghemat waktu untuk troubleshooting mendatang.

1. Gunakan Fungsi Native PHP

Sebisa mungkin, untuk mencoba menggunakan fungsi native PHP daripada menulis fungsi kamu sendiri untuk mencapai output tertentu. Ambil sedikit waktu untuk belajar cara menggunakan fungsi native PHP tidak hanya akan membantu kamu menulis kode dengan lebih cepat tetapi juga lebih efisien.

2. Gunakan JSON Daripada XML

Fungsi native PHP seperti json_encode() dan json_decode() sangat cepat, ini yang dapat dijadikan alasan untuk kamu menggunakan JSON dibandingkan dengan menggunakan XML. Jika tetap ingin menggunakan XML, pastikan untuk mengurainya menggunakan expresion reguler daripada menggunakan manipulasi DOM.

3. Gunakan Teknik Caching

Memcache sangat berguna untuk mengurangi beban database, sementara bytecode caching engine seperti APC atau OPcache sangat baik untuk menghemat waktu eksekusi yang script di compiled.

4. Buang Kalkulasi Yang Tidak Perlu

Ketika menggunakan nilai variabel yang sama beberapa, kalkulasi dan tetapkan nilai di awal daripada melakukan perhitungan untuk setiap penggunaan.

5. Gunakan isset( )

Daripada menggunakan count(), strlen() dan sizeof(), isset() merupakan cara yang lebih cepat dan simpel untuk menentukan jika nilai lebih besar dari 0.

6. Buang Class Yang Tidak Diperlukan

Jika kamu tidak bermaksud menggunakan class atau method beberapa kali, maka berarti memang tidak benar-benar dibutuhkan. Jika harus menggunakan class, pastikan untuk menggunakan class method turunan karena metode ini lebih cepat daripada metode di class dasar.

7. Nonaktifkan Pemberitahuan Debugging

Pemberitahuan yang menarik perhatian kamu mengenai error selama proses koding memang berguna, namun proses tersebut menjadi salah satu proses yang memperlambat kamu setelah diluncurkan. Nonaktifkan pemberitahuan semacam ini sebelum ditayangkan.

8. Tutup Koneksi Database

Variable yang tidak di-setting dan menutup koneksi databas di dalam kode kamu akan menghemat memori yang berharga.

9. Batasi Hit Database

Membuat query aggregate dapat mengurangi jumlah klik ke database kamu, yang akan akan membuat semuanya berjalan lebih cepat.

10. Gunakan Fungsi STR Terkuat

Sementara str_replace lebih cepat dibandingkan preg_replace, fungsi strtr empat kali lebih cepat dari str_replace.

11. Pilih Single Quote

Bila memungkinkan, gunakan tanda kutip tunggal dan bukan tanda kutip ganda. Tanda kutip ganda mengecek variabel yang dapat menurunkan kinerja.

12. Coba Gunakan Tiga Tanda Sama Dengan

Karena “===” hanya memeriksa rentang tertutup, lebih cepat dibandingkan menggunakan “==”.

 

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Web Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

You may also like...