Tutorial PHP: Mengubah File Konfigurasi php.ini

Tutorial PHP: Mengubah File Konfigurasi php.ini

Tutorial PHP: Mengubah File Konfigurasi php.ini

Tutorial PHP: Mengubah File Konfigurasi php.ini

Dalam tutorial PHP kali ini, kami akan membahas mengenai cara mengubah file konfigurasi php.ini. Sama seperti MySQL, seluruh setingan PHP berada dalam sebuah file konfigurasi yang bernama php.ini. File konfigurasi php.ini bisa berada dalam folder sistem windows atau di dalam folder PHP itu sendiri.

Jika Anda ingin mengetahui lokasi file php.ini, jalankan XAMPP dan web server Apache, lalu pada halaman awal localhost, cari menu phpinfo() yang terletak di menu sebelah kiri. phpinfo() merupakan sebuah fungsi bawaan PHP yang bisa Anda gunakan dengan membuat sebuah file PHP dan menuliskan kode berikut:

1

2

3

<?php

echo phpinfo();

?>

Pada tampilan phpinfo(), akan terlihat seluruh konfigurasi PHP namun Anda tidak bisa mengubah konfigurasi tersebut pada halaman ini, tetapi harus mengubahnya langsung pada file konfigurasi php.ini.

Perhatikan halaman paling atas phpinfo(), Anda akan menemukan nilai Loaded Configuration File, inilah lokasi alamat dari php.ini yang kita cari.

File konfigurasi php.ini adalah file text yang dapat kita buka dengan aplikasi text biasa, seperti notepad bawaan windows. Namun jika Anda telah menginstall aplikasi notepad++, bukalah dengan notepad++, karena notepad++ memiliki fitur syntax highlighting, yang membedakan antara setingan dan komentar, sehingga memudahkan proses editing setingan konfigurasi php.ini.

Php.ini memiliki aturan tertentu, yakni seluruh baris yang diawali dengan tanda semicolon (titik koma) “;” dianggap sebagai komentar dan tidak akan dieksekusi oleh PHP. Jika Anda perhatikan, 80% isi dari php.ini adalah komentar, sehingga kita dapat dengan mudah mengerti untuk apa setingan tersebut.

Khusus untuk PHP 7 keatas (satu paket dengan XAMPP 7.0), PHP tidak lagi mendukung metode PHP tag ASP Style, sehingga php.ini tidak bisa digunakan. Agar PHP mendukung SMGL Style, setingan yang harus diubah adalah short_open_tag. Setingan ini berfungsi untuk membuat PHP mendukung tag “<?” dan “?>”

Carilah kata short_open_tag di dalam konfigurasi php.ini, gunakan fasilitas search dari notepad++. Di dalam php.ini akan terdapat lebih dari satu kata short_open_tag, carilah short_open_tag = off, lalu ubah nilainya menjadi on.

Untuk Anda yang baru bertama kali belajar PHP, php.ini mungkin terkesan rumit dan kurang berguna, namun seiiring penguasaan Anda tentang PHP, pengaturan php.ini merupakan senjata rahasia untuk menguasai PHP.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai file konfigurasi php.ini. Sebenarnya masih banyak lagi hal lain yang bisa diubah dengan php.ini, seperti pengaturan tampilan error, register global, lokasi folder upload, dan lain-lain. Kalian bisa mempelajarinya secara mendalam pada buku tentang PHP atau pada forum-forum yang membahas tentang PHP.

You may also like...