Mengenal Operator Aritmatika dalam PHP

Mengenal Operator Aritmatika dalam PHP

Mengenal Operator Aritmatika dalam PHP

Mengenal Operator Aritmatika dalam PHP

Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai operator aritmatika dalam PHP. Operator aritmatika (arithmetic operators) adalah operator dasar yang sering kita gunakan sehari-hari, operator matematis yang terdiri dari operator penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, modulus, plus, dan minus.

Jenis Operator Aritmatika dalam PHP

Di dalam PHP, terdapat tujuh jenis operator aritmatika. Kebanyakan  dari operator tersebut bersifat binary (membutuhkan dua operand), kecuali operator minus (-) dan plus (+) yang merupakan operator tipe unary (hanya membutuhkan satu operand).

Dari ketujuh operator tersebut, operator modulus ($a % $b) mungkin terdengar baru. Operator ini menghasilkan sisa hasil bagi dari hasil pembagian. Misalnya, 10 % 3, hasilnya adalah 1. Biasanya operator modulus ini digunakan bersama-sama dengan operator pembagian (/).

Cara Penggunaan Operator Aritmatika

Penggunakan operator aritmatika relatif mudah, karena kita telah terbiasa dengan operator ini. Berikut adalah contoh kode program dan cara penggunaan operator aritmatika dalam PHP:

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

<?php

$hasil1= -3;

$hasil2=3+5;

$hasil3=8-4.5;

$hasil4=2*5;

$hasil5=3+8/5-3;

$hasil6=10 % 4;

 

echo “\$hasil1:”; var_dump($hasil1); // $hasil1:int(-3)

echo “<br \>”;

echo “\$hasil2:”; var_dump($hasil2); // $hasil2:int(8)

echo “<br \>”;

echo “\$hasil3:”; var_dump($hasil3); // $hasil3:float(3.5)

echo “<br \>”;

echo “\$hasil4:”; var_dump($hasil4); // $hasil4:int(10)

echo “<br \>”;

echo “\$hasil5:”; var_dump($hasil5); // $hasil5:float(1.6)

echo “<br \>”;

echo “\$hasil6:”; var_dump($hasil6); // $hasil6:int(2)

?>

Pada kode program di atas, kami menggunakan fungsi var_dump() untuk menampilkan hasil perhitungan, sehingga kita bisa melihat tipe data dari masing-masing variabel.

Dari hasil var_dump(), terlihat bahwa variabel $hasil3 dan $hasil5 bertipe float. Hal ini dikarenakan perhitungan aritmatika pada baris ke-4 dan ke-6  menghasilkan angka desimal, sehingga secara otomatis variabel tersebut tidak dapat ditampung sebagai integer, melainkan harus float.

Namun jika hasil operasi matematis tersebut menghasilkan bilangan bulat, PHP akan menyimpannya sebagai tipe data int (integer), seperti variabel $hasil1, $hasil2, $hasil4 dan $hasil6.

Pada perhitungan baris ke-6 yaitu persamaan $hasil5=3+8/5-3, hasilnya adalah 1.6. Hal ini karena operator pembagian memiliki prioritas lebih tinggi daripada operator tambah dan kurang. Operasi 3+8/5-3 dikerjakan oleh PHP sebagai (3+(8/5))-3. Namun untuk hal ini, sebaiknya menggunakan tanda kurung secara tertulis agar memudahkan dalam membaca alur program.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai operator aritmatika dalam PHP. Untuk keperluan yang lebih spesifik seperti pemangkatan, logaritma, exponensial dan sinus, PHP menyediakan fungsi matematika (mathematical functions).

You may also like...