Memahami Cara Penulisan Perulangan Do While dalam PHP

Memahami Cara Penulisan Perulangan Do While dalam PHP

Memahami Cara Penulisan Perulangan Do While dalam PHP

Memahami Cara Penulisan Perulangan Do While dalam PHP

Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai cara penulisan perulangan do while dalam PHP. Perulangan while dan perulangan do while pada dasarnya hampir sama. Perbedaannya terletak pada lokasi pengecekan kondisi perulangan.

Dalam struktur while, pengecekan untuk kondisi perulangan dilakukan di awal, sehingga jika kondisi tidak terpenuhi, maka perulangan tidak akan pernah dijalankan. Namun pada perulangan do while, pengecekan kondisi akan dilakukan di akhir perulangan, sehingga walaupun kondisi adalah FALSE, perulangan akan tetap berjalan minimal satu kali.

Sebagai perbandingan, perhatikan contoh struktur while berikut ini:

1

2

3

4

5

6

7

8

9

<?php

$i=1000;

while ($i <= 10)

{

echo “$i”;

echo “Tidak akan tampil di browser”;

$i=$i+1;

}

?>

Kode program di atas tidak akan menampilkan apa-apa, karena kondisi while ($i<=10) sudah menghasilkan nilai FALSE pada awal program (kami sudah mendefenisikan nilai $i=1000, pada baris pertama).

Namun jika kode di atas kita ubah menjadi perulangan do while, maka berikut hasilnya:

1

2

3

4

5

6

7

8

9

<?php

$i=1000;

do

{

echo “$i”;

echo “Akan tampil di browser”;

$i=$i+1;

} while ($i <= 10);

?>

Program di atas akan menampilkan ”1000Akan tampil di browser”. Hal ini terjadi karena pada struktur do while, perulangan program akan tampil setidaknya satu kali walaupun kondisi while menghasilkan FALSE.

Cara Penulisan Struktur Perulangan Do While PHP

Penulisan struktur do while mirip dengan struktur while, namun kita menambahkan perintah do di awal struktur. Berikut adalah format dasar penulisan struktur do while dalam PHP:

do {

statement;

statement;

} while (condition);

Setelah perintah do, di dalam blok kurung kurawal adalah statement. Statement adalah kode program yang akan diulang. Kita bisa membuat beberapa kode program untuk menampilkan perintah seperti echo atau perintah yang lebih kompleks. Namun di dalam bagian ini harus ada baris program yang digunakan sebagai penghenti perulangan.

Condition adalah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berlangsung. Selama condition bernilai TRUE, maka perulangan akan terus dilakukan. Condition ini akan diperiksa pada tiap perulangan, dan hanya jika hasilnya FALSE, maka proses perulangan berhenti.

Sebagai contoh sederhana perulangan do while, berikut adalah kode perulangan untuk menampilkan angka satu sampai sepuluh pada web browser:

1

2

3

4

5

6

7

8

9

<?php

$i=1;

do

{

echo “$i”;

echo “<br />”;

$i=$i+1;

} while ($i <= 10);

Anda juga bisa menggunakan struktur do while untuk perulangan bersarang (nested loop) seperti pada tutorial perulangan for dan while. Sama seperti perulangan while, dalam perancangan perulangan do while ini kita harus memahami alur logika program yang dibuat.

Karena tidak seperti perulangan for di mana jumlah perulangan telah ditentukan di awal, untuk struktur do while banyak perulangan ditentukan pada saat program mencapai kondisi FALSE. Kesalahan dalam alur logika akan membuat PHP tidak pernah berhenti memproses perulangan. Demikianlah pembahasan singkat mengenai cara penulisan perulangan do while dalam PHP. Semoga bermanfaat.

You may also like...