Tutorial PHP: Cara Memformat Tampilan Angka (Fungsi number_format)

Tutorial PHP: Cara Memformat Tampilan Angka (Fungsi number_format)

Tutorial PHP: Cara Memformat Tampilan Angka (Fungsi number_format)

Tutorial PHP: Cara Memformat Tampilan Angka (Fungsi number_format)

Pada tutorial PHP kali ini, kami akan membahas mengenai cara memformat tampilan angka atau yang disebut dengan fungsi number_format(). Seperti yang kita tahu PHP menyediakan beberapa fungsi bawaan untuk memformat tampilan angka. Kami akan membahas salah satunya, yakni number_format().

Pengertian Fungsi number_format

Fungsi number_format() adalah fungsi bawaan PHP yang bisa digunakan untuk memformat tampilan angka, baik itu angka integer maupun float. Dengan memformat tampilan angka, akan membuatnya lebih cantik dan mudah dibaca. Selain itu, fungsi ini juga akan membulatkan atau menambahkan angka “0” dibelakang koma jika dibutuhkan.

Fungsi number_format() memiliki dua buah cara penulisan, yakni dengan dua argumen atau empat argumen. Berikut adalah format dasar penulisan fungsi dengan dua argumen:

1 string number_format ( float $number [, int $decimals = 0 ] )
  • Hasil akhir fungsi ini bertipe string.
  • Argumen pertama ($number) membutuhkan input nilai angka yang akan diformat. Argumen ini bertipe float, tapi bisa juga diisi dengan nilai integer.
  • Argumen kedua ($decimals) bersifat opsional. Argumen ini menentukan berapa jumlah angka desimal (angka di belakang koma) yang dibutuhkan. Apabila tidak diisi, dianggap sebagai 0.

Langsung saja kita lihat contoh penggunaan fungsi number_format() ini:

1

2

3

4

5

6

<?php

$angka = 1999.12345;

$angka_format = number_format($angka);

echo $angka_format;

// 1,999

?>

Dapat terlihat, fungsi number_format() akan membuang seluruh bagian desimal dari angka di atas. Ini terjadi karena secara default, fungsi ini menggunakan 0 sebagai jumlah digit desimal (angka di belakang koma).

Sebenarnya fungsi number_format() tidak benar-benar membuang nilai desimal, tetapi membulatkannya, seperti contoh berikut:

1

2

3

4

5

6

<?php

$angka = 1999.99;

$angka_format = number_format($angka);

echo $angka_format;

// 2,000

?>

Dapat terlihat bahwa nilai 1999.99 akan dibulatkan menjadi 2,000. Dengan menambahkan argumen kedua, kita bisa menentukan berapa digit desimal yang diperlukan:

1

2

3

4

5

6

<?php

$angka = 1999.888;

$angka_format = number_format($angka,2);

echo $angka_format;

// 1,999.89

?>

Kali ini, fungsi number_format() akan membatasi dua digit desimal. Selain itu dapat Anda lihat bahwa fungsi ini juga membulatkan nilai desimalnya.

Bagaimana jika angka awal tidak tidak memiliki angka desimal? Mari kita lihat:

1

2

3

4

5

6

<?php

$angka = 1999;

$angka_format = number_format($angka,3);

echo $angka_format;

// 1,999.000

?>

Hasilnya, string akhir akan ditambahkan angka “0” pada bagian desimalnya. Dengan demikian, kita bisa membuat format angka dengan panjang seragam. Perhatikan juga bahwa PHP tetap menggunakan tanda koma “ , ” sebagai pemisah nilai ribuan, dan titik “ . ” sebagai pemisah nilai desimal. Ini adalah aturan penulisan di Amerika.

Nantinya, dengan fungsi number_format() kita juga bisa mengubah format ini agar sesuai dengan aturan penulisan angka di Indonesia, di mana tanda titik digunakan sebagai pemisah ribuan, dan tanda koma sebagai pemisah nilai desimal.

Bentuk penulisan lain dari fungsi number_format() membutuhkan empat argumen. Berikut format dasar penulisannya:

string number_format ( float $number , int $decimals = 0 ,

string $dec_point = “.” , string $thousands_sep = “,” )

Format penulisan di atas terlihat rumit, namun sebenarnya cukup sederhana. Argumen ketiga dan keempat fungsi number_format() digunakan untuk menentukan karakter apa sebagai pemisah nilai ribuan dan nilai desimal.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai cara memformat fungsi tampilan angka atau fungsi number_format(). Semoga bermanfaat.

You may also like...