7 Framework PHP Terbaik di 2017

7 Framework PHP Terbaik di 2017

Seperti yang kita ketahui PHP masih menjadi bahasa pemrograman yang popular di tahun 2017. Untuk membantu proses pengembangan yang semakin mudah dan membantu mengurangi biaya dan waktu, kita bisa menggunakan yang namanya framework.

Framework PHP terbaru dapat meningkatkan proses programming. Tool ini dapat membantu untuk menulis dan menyusun kode, membuat mudah mematuhi MVC dan untuk menskalakan proyek. Tidak dapat disangkal bahwa framework PHP terbaik adalah salah satu cara untuk mengimplementasikan pengembangan yang sukses.

Berikut ini adalah 7 framework PHP terbaik di 2017:

1. CakePHP

CakePHP ditulis 10 tahun lalu untuk membantu mengerjakan proyek web dan saat ini masih aktif serta memiliki komunitas yang juga masih terus berkembang. Seperti kebanyakan framework lain, CakePHP mengimplementasikan pola MVC.

Beberapa proyek web yang mengimplementasikan CakePHP, diantaranya website BMW dan Hyundai. Kamu bisa memilih framework ini jika aplikasi web kamu membutuhkan level proteksi yang tinggi karena CakePHP menawarkan fitur seperti:

  • Validasi input
  • Mencegah cross-site scripting
  • Melindungi terhadap cross-site request forgery, dan masih banyak lagi.

2. Yii Framework

Yii Framework merupakan framework PHP yang sangat produktif yang menggunakan MVC. Framework ini dirancang untuk mengembangan aplikasi web secara cepat dan efektif. Framework ini lebih cepat dibandingkan dengan framework PHP lainnya karena menggunakan on-demand loading.

Framework ini memungkinkan untuk mengimplementasikan proyek skala besar seperti portal internet, CMS dan sistem kompleks lainnya. Yii menawarkan fitur-fitur seperti:

  • Query Builder
  • ActiveRecord for relational dan database NoSQL
  • RESTful API
  • Multi-level caching.

3. CodeIgniter

CodeIgniter dapat diinstal secara mudah dan hanya membutuhkan konfigurasi pengguna yang minimal. CodeIgniter merupakan solusi yang sangat baik, jika ada masalah pada versi PHP yang berbeda. Framework ini dapat bekerja untuk semua platform. CodeIgniter memungkinkan untuk menambah plugin yang dibutuhkan untuk fungsi yang lebih kompleks. Salah satu keunggulan lain dari framework ini adalah kecepatan, dimana untuk tugas database lebih cepat dibandingkan dengan framework lainnya.

Framework PHP ini simpel dan mudah untuk pengembangan. Framework ini juga mudah untuk diekspansi, diamankan, dan menggunakan pendekatan yang simpel. CodeIgniter cocok untuk pemula.

4. Laravel

Laravel, framework ini terbilang baru dirilis pada tahun 2011, tetapi sudah memiliki ekosistem yang mengagumkan yang terus berkembang selama beberapa tahun ini/

Framework ini menawarkan banyak fungsi yang memiliki tujuan untuk menyediakan proses pengembangan yang cepat. Banyak pengguna yang menyebutkan framework ini sebagai framework ini terbaik untuk ecommerce.

Laravel memiliki template engine sendiri “Blade,” yang merupakan syntax yang membuat mudah untuk melakukan task umum seperti: autentikasi, sesi, analisis antrian dan RESTful routing. Laravel juga memiliki lingkungan programming built-in Homestead, yang dibangun dengan dasar dari “Vagrant.”

5. Symfony

Symfony berisi beberapa komponen. Framework ini ditulis dengan framework PHP5 yang juga menggunakan MVC. Symfony menawarkan pengembangan yang cepat dan manajemen web yang dapat membantu untuk menjalankan tugas rutin pengembangan web dengan lebih mudah. Banyak orang yang menyebutkan bahwa Symfony merupakan framework PHP terbaik untuk aplikasi database. Dan salah satu keunggulan utama dari framework in iadalah mendukung multiple database:

  • MySQL
  • PostgreSQL
  • SQLite
  • Atau database lain yang kompatibel dengan PDO.

6. Phalcon

Phalcon diciptakan empat tahun lalu dan segera menjadi salah satu framework yang popular di kalangan programmer backend. Banyak yang menganggap Phalcon sebagai framework PHP tercepat, karena dikembangkan dengan C dan C++, yang memungkinkan untuk mencapai pengoptimalan kinerja tertinggi.

Phalcon menawarkan banya fitur diantaranya seperti: Sistem keamanan, multi-purpose autoloader, resource management, translation, caching dan masih banyak lagi. Karena dibangun menggunakan C, dan arsitekturnya telah dioptimalkan untuk low level. Hal ini dapat membantu untuk mengurangi konsumsi resource yang menjadi tipikal dari aplikasi berbasis MWC.

7. Zend

Zend dibangun dengan gaya object-oriented yang menggunakan inovasi PHP terbaru. Framework ini dirancang agar tidak terlalu bergantung pada komponen lain, yang masing-masing dapat digunakan secara terpisah. Meskipun demikuan, library standar Zend menghadirkan banyak tool development yang powerful dan terukur.

Sebagai tambahan, Zend juga menawarkan MVC yang berkinerja tinggi dan penggunaan database yang mudah, yang keduanya menjadikan framework PHP ini menjadi yang terbaik untuk aplikasi web.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Web Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

You may also like...