Cara Menggunakan PHP CodeSniffer

Cara Menggunakan PHP CodeSniffer

Gaya coding setiap developer yang mengerjakan project pastinya berbeda-beda, hal ini dapat mengarah kepada kode yang tidak konsisten. PHP CodeSniffer dapat membantu untuk mengadopsi konvensi standar. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana kamu bisa menggunakan PHP_CodeSniffer.

Apa Itu PHP CodeSniffer?

PHP_CodeSniffer merupakan gaya coding terpadu untuk tim developer yang membantu developer lainnya untuk mengerti dan memelihar kode terutama dalam project besar,

PHP_CodeSniffer merupakan standar coding berbasi PEAR yang ditambahkan dalam versi PHP5 dan ditulis khusus untuk memeriksa kode PHP apakah ada pelanggaran terhadap standar pengkodean yang telah ditetapkan sebelumnya, dan juga memastikan bahwa kode yang kamu buat ringkas dan konsisten, dan bahkan bisa membantu programmer untuk mengurangi kesalahan semantik.

Mengapa Menggunakan PHP CodeSniffer?

PHP_CodeSniffer utamanya digunakan untuk mendeteksi pelanggaran dari standar kode PHP yang telah ditetapkan, Hal ini akan memberi peringatan atau error jika kita menulis kode tidak sesuai dengan standar. Review kode juga dapat dicapai secara otomatis dengan menggunakan PHP_CodeSniffer. Secara umum, tool untuk untuk mempertahankan kode dalam format standar.

Untuk menghindari penulisan kode yang tidak konsisten, kamu harus mempertimbangkan untuk mengintsal PHP_CodeSniffer (//pear.php.net/package/PHP_CodeSniffer). Tool ini dapat menganalisa file PHP, JavaScript dan CSS, apakah kodenya telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Cara Menginstal PHP_CodeSniffer

Sebelumnya menginstall PHP_CodeSniffer, hal pertama yang harus dikonfirmasi adalah bahwa sistem kamu telah memasang PHP 5.1 atau lebih baru. Untuk mengeceknya kamu bisa menggunakan command:

Which PHP

Jika telah sesuai, selanjutnya menginstall PHP_CodeSniffer, saya mencobanya di sistem Ubuntu. Ketik command seperti dibawah:

Sudo pear install PHP_CodeSniffer

Setelah proses instalasi selesai, gunakan command dibawah untuk mengeceknya:

Which phpcs && which phpcbf

Command di atas untuk mengetes apakah instalasi sukses, jika sukses, akan ditampilkan path implementasi. Seperti contoh:

/ Usr / local / bin / phpcs
/ Usr / local / bin / phpcbf

Setelah instalasi, kamu bisa mengetesnya dengan menggunakan command.

Cara Mengetes PHP_CodeSniffer

Untuk mengetes PHP_CodeSniffer, masuk ke direktori yang kamu ingin tes. Akan ditunjukan banyak error dan warning.

Syntax:

phpcs <parameter> <file or directory>

Berikut ini adalah beberapa parameter yang biasa digunakan.

– -standard
– -i: Untuk melihat spesifikasi
– -n: Untuk menampilan laporan hanya Error level
– -s: Entry yang menampilkan pelanggaran untuk rule spesifik
– -config-set: Set nilai configuration
– -config-show: Menampilkan semua configuration
– -config-delete: Menghapus item configuration
– -report: format laporan.

Secara default, PHP_CodeSniffer mendeteksi semua kode tersebut seperti PHP. Kamu dapat menentukan daftar kata untuk memungkinkan aturan sniffer kamu untuk file PHP, JavaScript atau XML, atau campuran dari ketiga bahasa tersebut.

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Web Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan dengan yang menarik.

You may also like...