Framework PHP: Phalcon

Framework PHP: Phalcon

Framework PHP: Phalcon

Framework PHP: Phalcon

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas Framework PHP, yaitu Phalcon. Jika dibandingkan dengan Codeigniter atau Framework terbaru PHP, Phalcon masih terdengar asing di telinga kita. Mungkin banyak di antara kita mengira bahwa Phalcon adalah Framework baru yang kemunculannya setelah Framework Laravel.

Framework PHP Phalcon ini ternyata pernah menjadi perbincangan hangat di forum PHP Indonesia. Perbincangan hangat itu terjadi karena salah satu member forum tersebut membuat thread tentang hasil survey kepopuleran Framework PHP dan menunjukan bahwa Framework Phalcon ini menempati posisi kedua di bawah Laravel. Banyak orang yang tidak percaya akan hal itu dan mengira Codeigniter lah yang menempati posisi kedua.

Ini karena banyak yang tidak tahu tentang Framework Phalcon, maka banyak yang mengira bahwa survey tersebut tidak benar dan menimbulkan perdebatan. Namun bagi programmer yang sudah menggunakan Framework ini, serentak mengatakan bahwa Framework PHP Phalcon tersebut memiliki kecepatan eksekusi dibandingkan dengan Framework lainnya.

Project Framework PHP Phalcon sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2012, namun karena belum stabil pada waktu itu akhirnya project tersebut tetap dilanjutkan hingga stabil dan bisa digunakan seutuhnya. Akhirnya pada bulan Juni 2014, Phalcon mulai beroperasi. Namun sayang, kehadirannya didahului oleh Framework Laravel yang langsung melejit karena dianggap memiliki kelebihan yang luar biasa.

Phalcon ditulis dengan mengggunakan bahasa C,C++, dan PHP. Framework ini juga sudah mengadopsi pola MVC seperti Framework Cake, Yii, Codeigniter, Symphony, dan Laravel. Namun ada hal yang harus diketahui bahwa Phalcon adalah PHP C-Extension, jadi bukan ditulis dalam Plain PHP, sehingga dengan begitu teman-teman tidak akan menemukan folder berisi file.php seperti di dalan Framework lainnya.

Tujuan dari dibuatnya Phalcon menjadi C-Extension dikarenakan agar mampu menangani banyak request. Dan karena ditulis dalam bahasa C, maka penggunaan resourcenya juga berkurang, sehingga kecepatan eksekusi bertambah. Namun fungsi dasarnya tetap sebagai Framework, oleh sebab itu di dalam Phalcon sudah dilengkapi dengan ORM, Pagination, Cache, Form Builder, dan Template Engine Volt.

Bagaimana? Apa kalian sekarang sudah mengenal framework PHP Phalcon? Semoga bermanfaat.

Presented By jakartawebhosting.com

Web Hosting Indonesia

Web Hosting Indonesia

You may also like...

21 Responses

  1. December 7, 2021

    total drama sex games https://cybersexgames.net/

  2. December 12, 2021

    ceasars casino online https://casinogamesmachines.com/

  3. December 13, 2021

    online casino guide https://onlinecasinos4me.com/

  4. December 13, 2021

    bet mgm online casino https://online2casino.com/

  5. December 13, 2021

    best baccarat online casino https://casinoonlinet.com/

  6. December 15, 2021
  7. December 15, 2021
  8. December 15, 2021

    what to write about in college essay https://anenglishessay.com/

  9. December 16, 2021

    persuasive writing essay https://topessayswriter.com/

  10. December 16, 2021
  11. December 17, 2021

    pay for essay writing https://howtowriteessaytips.com/

  12. December 17, 2021

    someone write my essay https://checkyouressay.com/

  13. December 17, 2021

    best gay dating sites 2021 https://gayprideusa.com/

  14. December 17, 2021

    gay speed dating rhode island https://gayfade.com/

  15. December 17, 2021

    gay dating sites in biloxi https://gaysugardaddydatingsites.com/

  16. December 19, 2021

    barriers of critical thinking https://criticalthinkingbasics.com/

  17. December 19, 2021
  18. December 19, 2021

    importance of critical thinking https://uncriticalthinking.com/

  19. December 19, 2021

    essay synonym https://choosevpn.net/

  20. December 20, 2021

    the college essay guy https://topvpndeals.net/

  21. December 20, 2021

    career goals essay https://tjvpn.net/