Mencari Posisi String dalam PHP (Fungsi Strpos)

Mencari Posisi String dalam PHP (Fungsi Strpos)

Mencari Posisi String dalam PHP (Fungsi Strpos)

Mencari Posisi String dalam PHP (Fungsi Strpos)

Pada arikel kali ini, kami akan membahas mengenai cara mencari posisi string dalam PHP atau yang disebut juga dengan fungsi strops. Dalam pemrosesan string, kadang kita butuh untuk mencari posisi sebuah karakter di dalam string. Untuk keperluan tersebut, PHP memiliki fungsi bawaan yakni strpos().

Fungsi Strpos

Fungsi strpos() adalah fungsi bawaan PHP yang bisa digunakan untuk mencari posisi sebuah karakter atau sebuah string di dalam string lainnya. Hasil akhir fungsi ini adalah angka yang menunjukkan posisi karakter/string yang ingin dicari.

Berikut format dasar penulisan fungsi strpos() di dalam PHP:

mixed strpos (string $haystack , mixed $needle [, int $offset = 0 ] )

• Hasil akhir fungsi strpos adalah mixed, karena bisa berupa angka (posisi ditemukannya karakter yang ingin dicari), maupun FALSE jika fungsi ini tidak menemukan nilai apa-apa.
• Argumen pertama ($haystack) berupa string asal di mana pencarian akan dilakukan. String ini bisa terdiri dari sebuah kalimat pendek hingga dokumen string panjang yang terdiri dari ribuan huruf.
• Argumen kedua ($needle) diisi dengan karakter yang akan dicari. Karakter di sini bisa berupa sebuah huruf/angka atau string lain seperti kalimat.
• Argumen ketiga ($offset) bersifat opsional, digunakan untuk melompati hasil pencarian dari posisi tertentu. Ini digunakan untuk mengabaikan beberapa kalimat awal pencarian.

Agar lebih mudah dipahami, langsung saja kita membahas contoh penggunaannya.

1 <?php
2 $kalimat=”Sedang serius belajar PHP di phphosting”;
3 $posisi=strpos($kalimat,”e”);
4 echo $posisi;
5 // 1
6 ?>

Hasil angka 1 dari kode program di atas menunjukkan karakter ‘e’ pertama dalam string $kalimat. Perlu diingat bahwa di dalam PHP, penomoran index string dimulai dari angka 0 sehingga posisi 1 di atas sebenarnya berada pada karakter ke-2.

Fungsi stripos()

Fungsi strpos() bersifat case sensitif, yang berarti akan membedakan antara huruf besar dan huruf kecil. Sebagai contoh, kode program berikut akan menghasilkan nilai FALSE:
1 <?php
2 $kalimat=”Sedang serius belajar PHP di phphosting”;
3 $posisi=strpos($kalimat,”php”,9);
4 var_dump($posisi);
5 // bool(false)
6 ?>

Ini terjadi karena fungsi strpos() akan membedakan antara “php” dengan “PHP”. Kedua kata ini akan dianggap berbeda, sehingga karakter php tidak ditemukan. Jika kita ingin mengabaikan perbedaan ini, bisa menggunakan fungsi stripos(). Penambahan huruf ‘i’ di sini menunjukkan bahwa fungsi stripos() bersifat case insensitive. Yang berarti akan mengabaikan perbedaan huruf besar dan kecil. Fungsi stripos() juga mendukung argumen yang sama seperti fungsi strpos().

Fungsi strpos() dan stripos() yang kita bahas di sini sebenarnya cukup sederhana. Dalam prakteknya, fungsi ini biasa digabung dengan fungsi string lain, misalkan dengan fungsi substr_replace() untuk membuat program pencari kata atau menambahkan fitur find and replace. Demikianlah pembahasan posisi string (fungsi strops) kali ini. Semoga bermanfaat.

You may also like...