Mengenal Aturan Konversi Data dalam PHP

Mengenal Aturan Konversi Data dalam PHP

Mengenal Aturan Konversi Data dalam PHP

Mengenal Aturan Konversi Data dalam PHP

Perubahan sebuah tipe data menjadi tipe data lain dalam PHP, memiliki aturannya tersendiri. Kami akan membahasnya pada artikel kali ini. Berikut adalah tiga aturan konversi data dalam PHP:

Aturan Konversi Data Menjadi Integer

  • Jika tipe data asal adalah float, maka perubahan menjadi integer akan membuang tanda desimal dari float. Contohnya, 3.94  akan menjadi integer 3.
  • Jika tipe data asal adalah boolean, maka nilai TRUE akan menjadi 1, dan FALSE menjadi 0.
  • Jika tipe data asal adalah string, maka string akan dipotong pada angka terakhir yang ditemukan, mulai dari awal string. Namun jika di awal string tidak terdapat angka, maka string akan dikonversi menjadi 0. Contohnya, “9 Kucing” akan menjadi integer 9, “999 kucing” akan menjadi integer 999. “kucing 99” akan menjadi 0, “14,5 kali gaji” akan menjadi integer 14 (karena desimal akan dibuang dari string).
  • Jika tipe data asal adalah array kosong (tanpa data) maka jika dikonversi menjadi integer akan menghasilkan 0, namun array dengan isi data minimal 1, akan dikonversi menjadi 1.

Aturan Konversi Data Menjadi Float

Seperti yang sudah kami bahas pada artikel sebelumnya, tipe data float (floating point), adalah tipe data angka yang memiliki bagian desimal di akhir angka. Tipe data float cocok digunakan untuk variabel yang berisi angka pecahan, seperti nilai IPK, hasil pembagian, atau hasil komputasi numerik yang angkanya tidak bisa ditampung oleh data integer. Sama seperti tipe data integer, jangkauan angka float bergantung pada komputasi prosessor yang digunakan.

  • Secara garis besar, konversi data menjadi float hampir sama dengan konversi menjadi integer, dengan perbedaan jika tipe asal adalah string, maka angka desimal akan diperhitungkan, misalnya “14,5 kali gaji” akan dikonversi menjadi float 14,5.

Aturan Konversi Data Menjadi Boolean

  • Jika tipe data asal adalah integer, maka angka 0 akan dikonversi menjadi FALSE, selain itu, akan dikonversi menjadi TRUE. Contohnya 0 -> FALSE, 1 -> TRUE, -1 -> TRUE.
  • Jika tipe data asal adalah float, maka angka 0.0 akan dikonversi menjadi FALSE, selain itu, akan dikonversi menjadi TRUE. Contohnya 0.0 -> FALSE, 1,9 -> TRUE, -1,6 -> TRUE.
  • Jika tipe data asal adalah string, maka string “” (tanpa karakter) akan dikonversi menjadi FALSE, string “0” (string dengan karakter nol) akan dikonversi menjadi FALSE, selain itu akan dikonversi menjadi TRUE. Contohnya: “” -> FALSE, “ ” ->TRUE (karakter spasi), “0” -> FALSE.
  • Jika tipe data asal adalah array, maka array kosong (tanpa data) akan dianggap FALSE, selain itu array akan dikonversi menjadi TRUE.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai aturan konversi data dalam PHP. Semoga bermanfaat.

Apabila Anda sedang mencari web hosting yang cepat dan handal untuk Anda gunakan pada website, Anda bisa mengandalkan https://www.jakartawebhosting.com sebagai web hosting terpercaya Anda. Karena Jakartawebhosting.com menyediakan web hosting Indonesia, web hosting dengan server yang menggunakan HDD maupun SSD yang sangat terjamin kecepatan dan sumber daya resourcenya. Anda cukup pilih mana yang Anda inginkan.

Selain itu, Anda juga bisa membeli nama domain dengan harga domain murah se Indonesia di Jakarta Web Hosting Indonesia. Bila anda sebuah perusahaan, anda ingin menggunakan layanan Cloud Hosting? Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Cloud Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data serta server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu anda 24 jam setiap hari dan biaya langganan yang menarik.

.

You may also like...