Tool PHP Yang Dapat Meningkatkan Produktifitas

Tool PHP Yang Dapat Meningkatkan Produktifitas

Jika saat ini kamu baru mencoba PHP, mungkin ini saat yang tepat untuk kamu menjadi semakin profesional. Kali ini kami akan membahas tool PHP yang dapat meningkatkan kemampuan kamu dan meningkatkan produktifitas. Semua tool PHP dibawah ini bisa kamu gunakan dan bersifat open source.

Unit Testing – PHPUnit

Unit Testing merupakan metode pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kamu, dimana kamu dapat menguji unit fungsional dari kode yang kamu buat, mencari bugs kemudian kamu segera dapat memperbaikinya. PHPUnit merupakan unit pengujian framework pada bahasa pemrograman PHP. Memungkinkan kamu untuk menemukan kesalahan dalam kode yang dibuat dan memastikan bahwa tidak ada code regression yang terjadi pada bagian lain dari kode yang kamu buat.

Debugging – Xdebug

Debugging merupakan bagian terpenting dalam proses pengembangan. Semakin efisien proses debugging, akan lebih cepat kamu untuk mengembangkan suatu aplikasi. Daripada mengandalkan fungsi echo(), print_r() atau var_dump(), kamu seharusnya menggunakan Xdebug. Xdebug merupakan tool PHP dengan banyak fungsi, seperti menyediakan remote debugging, stack trace, function trace, profiling dan analisi code average.

Documentation – PHPDocumentor

Dokumentasi yang baik menjadi esensi penting dari proyek pengembangan software apapun. Jika kamu menginginkan kode kamu dapat dibaca dan digunakan oleh pengembang lain, tool PHPDocumentor dapat membantu kamu dengan mesin dokumentasi otomatisnya. Yang perlu kamu lakukan adalah memberikan komen pada kode berdasarkan spesifikasinya. Juga memungkinkan untuk menghasilkan dokumentasi terpisah dari sumber yang sama.

Version Control – Git or Subversion

Jika kamu sedang mengerjakan proyek bersama dengan pengembang atau programer lainnya, kamu tidak bisa menggunakan underlying file system untuk melacak perubahan yang telah kamu lakukan pada kode. Karena akan percuma, pengembang lain akan menulis ulang atau bahkan menghapus kode kamu dan pengembang lainnya. Dengan sistem Version Control, kamu dapat membuat repository dari source code, kemudian memanggilnya jika kamu ingin menambahkan fitur baru, kirim perubahan dan kemudian menggabungkannya ke branch utama tentunya setelah pengujian. Cara ini mempermudah untuk melakukan sinkronisasi dengan kerjaan pengembang lain, melacak perubahan dan kembali ke kode lama jika ada masalah.

Tool Git dan Subversion merupakan dua tool Version Control yang paling banyak digunakan. Yang pertama menggunakan sistem terdistribusi, dan satu lagi menggunakan sistem sentralisasi.

Development – NetBeans IDE for PHP

Ini saatnya untuk meninggalkan Dreamweaver dan menggunakan integrated development environment atau IDE. Sesuai dengan namanya, IDE memberikan kamu semua fasilitas mulai dari debugging, testing, documentation, version control dan deployment dalam satu wadah. Ada banyak software IDE, tetapi kamu bisa mencoba Net Beans. Software ini memiliki tampilan yang user-friendly, dukungan bantuan kode yang baik (untuk HTML/CSS dan juga JavaScript), menggunakan sistem resource yang kecil dan dapat kamu gunakan secara gratis.

Project Management – MyCollab

MyCollab merupakan solusi yang memiliki fitur tool untuk customer relationship management, document management dan project management.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan PHP Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

You may also like...